tuturwidodo..com

tuturwidodo..com

31 March 2013

Have You Already Known THESE about a Sentence?

Ditulis Oleh pada 31 March 2013


Salam Semangat!!

Ini adalah posting pertama saya di blog ini. Saya sangat menyadari bahwa seperti halnya Matematika, Bahasa Inggris juga masih dirasakan sebagai “momok” bagi kebanyakan pelajar kita. Oleh karenanya, saya akan mencoba menyajikan setiap ulasan materi dengan bahasa ibu kita agar dapat lebih mudah dipahami.

Pada perjumpaan kita yang pertama ini saya ingin memulai pembahasan seputar KALIMAT (SENTENCES). Namanya juga belajar bahasa, kita akan sering bahkan kalau boleh saya bilang “selalu” berurusan dengan kalimat-kalimat, mulai dari yang sangat sederhana hingga yang sangat rumit. Nah, sebelum membahas yang rumit-rumit itu, lebih baik kita berkenalan dulu dengan kalimat.

What is a “Sentence”?

Apa sih sebenarnya “kalimat” itu?

Kalimat merupakan unit yang paling dasar untuk mengungkapkan pikiran dalam berbahasa. Kalimat bisa berupa ungkapan-ungkapan yang kita ketik ketika berkirim pesan dengan teman. Kalimat juga yang kita tulis dalam surat lamaran kerja. Kalimat juga yang mengilhami ucapan-ucapan yang keluar dari mulut kita. Kesemuanya kita ketik, tulis, dan ucapkan untuk mengungkapkan suatu maksud. Secara fungsional, itulah kalimat.

Secara struktural, yang namanya kalimat itu adalah rangkaian kata-kata, artinya harus ada setidaknya dua kata untuk membuat sebuah kalimat yang bermakna. Tapi bukan sembarang kata. Kata-kata kan banyak jenisnya ya. Nah untuk membuat sebuah kalimat yang bermakna, tidak hanya dengan sekedar menulis rentetan kata, yang namanya merangkai itu supaya hasilnya indah harus ada perpaduan juga. Ibarat membuat rujak. Rasanya pasti banyak yang kurang kalau kita hanya memasukkan satu jenis buah saja. Kita perlu memadukan setidaknya dua rasa buah agar sensasi rujakannya lebih berasa.

Begitu juga halnya dalam membuat kalimat, setidaknya ada dua jenis kata yang dipadukan agar maknanya lebih utuh/padu. Jenis-jenis kata itu yang nanti akan mengisi elemen-elemen penting dalam sebuah kalimat. (Perihal jenis kata akan saya ulas pada lain kesempatan)

Kalau dalam membuat rujak ada dua unsur penting yang harus ada, yaitu buah dan sambal, dalam kalimat pun ada dua unsur/elemen penting yang harus ada, yakni Subjek dan Predikat. Keduanya harus mengungkapkan pikiran/gagasan secara utuh.

What is a “Subject”? and What is a “Predicate”?

Apakah “Subjek” dan apakah “Predikat”?

Subjek kalimat adalah elemen yang menyatakan:

  • tema kalimat tersebut (kalimat itu berisi/bercerita tentang apa/siapa), atau
  • apa/siapa yang melakukan suatu tindakan/kegiatan dalam kalimat itu, atau
  • apa/siapa yang mengalami suatu kejadian dalam kalimat tersebut.
Sedangkan predikat adalah elemen yang memperjelas subjek kalimat tersebut (misalnya apa yang ia lakukan/alami)
Supaya lebih jelas, perhatikan contoh berikut.

Contoh 1
Pada kalimat

The sun is shining.

Kata The sun adalah subjek kalimat. Dari kata tersebut dapat kita pahami bahwa tema kalimat tersebut adalah matahari. Kalimat itu membicarakan tentang matahari. Sedangkan frase is shining memberi kita penjelasan lebih jauh tentang matahari itu, bahwa matahari itu tengah bersinar. Maka is shinning adalah predikat kalimat tersebut.

Contoh 2
Kemudian pada kalimat

Bobit speaks loudly.

Kata Bobit adalah subjek kalimat. Dari kata tersebut kita menjadi tahu bahwa kalimat tersebut membicarakan tentang Bobit. Kata kerja speaks menjelaskan lebih jauh tentang Bobit - apa yang Bobit kerjakan – bahwa Bobit berbicara.

Bagaimana, sudah lebih jelas sekarang perihal Subjek dan Predikat? Semoga =), namun jika penjelasan saya masih sukar dipahami, silakan komentar di bawah.

Oh ya, ada beberapa hal penting lagi yang perlu kita pahami tentang elemen-elemen kalimat.

  • Yang pertama, Subjek dari sebuah kalimat bisa tunggal (singular) atau jamak (plural).
    Contoh :
  • Yang kedua, Predikat kalimat juga bisa tunggal (singular) atau jamak (plural).
    Contoh :
  • Yang ketiga, selain kedua elemen dasar yang harus ada di atas (red: Subjek dan Predikat), sebuah kalimat juga bisa memiliki elemen tambahan lain seperti Objek dan Keterangan.
Dalam banyak kalimat, sesuatu atau seseorang “dikenai” tindakan yang diungkapkan dalam predikat. Orang atau benda itu disebut dengan direct object (objek langsung).
Pada kalimat-kalimat berikut, subjek dan predikat kalimat dipisahkan dengan slash (/), dan direct objectnya digarisbawahi.
  1. I / ate a large pizza.
    (Pizza dikenai tindakan makan.)
  2. Joko / loves Jannah.
    (Joko dikenai tindakan mencintai.)

Kalimat juga dapat memiliki objek tak langsung (indirect object), yaitu: orang atau benda yang “menerima” objek langsung (direct object).
Kalimat yang mengandung indirect object tidaklah sukar dikenali. Apabila dalam sebuah kalimat, Anda seperti melihat keberadaan dua kata benda (biasanya orang dan benda lain), maka bisa dipastikan dalam kalimat itu ada indirect objectnya, dan kalimat yang memuat indirect object pasti juga memuat direct object di dekatnya. Jadi, bisa disimpulkan di mana ada indirect object, pasti ada direct object. Tetapi, di mana ada direct object belum tentu ada indirect object.

Pada kalimat-kalimat berikut, direct object digarisbawahi dan indirect object dicetak tebal.

  1. I / gave Kiki a gift.
    (Kiki menerima kado; kado dikenai tindakan memberikan.)
  2. The teacher / threw the children a surprise party..
    (Anak-anak menerima pesta; pesta dikenai tindakan menyelenggarakan.)

Untuk mengidentifikasi yang mana direct object dan yang mana indirect object, Anda bisa menanyakan kepada diri Anda sendiri kata benda yang mana untuk menjawab dua pertanyaan berikut :

WHAT? and TO WHOM?
APA? dan KEPADA SIAPA?

Kata yang menjawab WHAT/APA? Adalah direct object, sedangkan kata yang menjawab TO WHOM/KEPADA SIAPA? adalah indirect object.
Mari kita terapkan untuk kedua kalimat di atas.

  1. I / gave Kiki a gift.
    WHAT? kado (a gift)
    TO WHOM? Kiki
  2. The teacher / threw the children a surprise party..
    WHAT? pesta kejutan (a surprise party)
    TO WHOM? Anak-anak itu (the children)
Dengan mengamati posisi kedua objek tersebut dalam contoh kalimat, maka bisa disimpulkan bahwa indirect objectmendahului direct object.

Demikian ulasan saya perihal KALIMAT, semoga dapat membantu belajar dan mengenal Bahasa Inggris lebih dekat. =)

Berikut ini saya siapkan beberapa soal untuk berlatih. Link download kunci jawaban juga ada di bawahnya. Bisa Anda unduh untuk membantu memeriksa hasil pengerjaan Anda sudah benar atau belum. Semoga berhasil.

Jika terdapat kesalahan dalam penulisan maupun pemahaman saya, mohon diingatkan, mohon diluruskan. Saya tunggu kritik, saran, dan revisi dari rekan-rekan pembaca. =)

Salam Semangat!! =)

Exercise 1

For each sentence below :
Untuk setiap kalimat di bawah ini :

  • Put slash between the Subject and the Predicate
    Sisipkan garis miring (“/”) di antara subjek dan predikat.
  • Identify if the Subject of the sentence is singular or plural.
    Identifikasi apakah subjek kalimat tersebut tunggal atau jamak.
  • Identify if the Predicate of the sentence is singular or plural.
    Identifikasi apakah predikat kalimat tersebut tunggal atau jamak.
  • Underline the direct object (if any).
    Garis bawahi directobjectnya (bila ada).
  • Circle the indirect object (if any).
    Lingkari indirect objectnya (bila ada).
  1. Tobias washed his car.
  2. My boss gave me a huge raise.
  3. The waiter brought him a huge cup of coffee.
  4. Vena had written and sent the letter to her pen pal.
  5. Tim and Harry are completing their group assignments.
  6. Horace and Renee both told the detective a different story
  7. Shinta and her husband left for Sragen yesterday afternoon.
  8. The engineer measured the water level in the reservoir and tested it for contaminants.

KLIK DI SINI untuk mengunduh kunci jawaban.





2 comments :

  1. saya tidak mngrti di bagian direct object n inderect object? bngung dibgian apa dan kpda siapa dimskkn ke dlm cnth klimt yg diatsnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Supaya lebih mudah dipahami, kita sebut saja Direct Object sebagai Objek Langsung sedang Indirect Object sebagai Objek Tak Langsung.
      Seperti yang telah saya uraikan di atas, Objek Langsung adalah yang menjawab pertanyaan APA, sedang Objek Tak Langsung adalah yang menjawab pertanyaan KEPADA/UNTUK SIAPA.

      Maka pada kalimat "Saya memberi Kiki sebuah kado", "kado" adalah objek langsung dari kata kerja memberi (Saya memberi apa? Saya memberi Kado), sedang Kiki adalah objek tak langsungnya (Kepada siapa kado saya memberi kado itu? Kepada Kiki).

      Semoga dapat dipahami. =)


      Delete