tuturwidodo..com

tuturwidodo..com

19 August 2010

Ternyata

Ditulis Oleh pada 19 August 2010


Kata orang, maju tidaknya seseorang tergantung dari cermin yang dia gunakan. Maksudnya apabila dia memilih cermin yang salah dia akan stagnan atau bahkan mengalami kemunduran. Sebut saja si A. Karena salah bercermin pada orang lain sampai saat ini dia bukan apa- apa. Padahal menurut dia dan si cermin, A sudah sangat luar biasa. Tapi itu hanya buat mereka berdua saja. Parah banget.

Contoh lain ya si B. Selama ini si B selalu bercermin pada anak SD atau SMP dan paling banter anak SMA. Akhirnya B sudah merasa sangat hebat. Bagai di dunia ini tak ada yang lebih baik dari dia. Tapi kenyataan berbicara lain. Dia juga bukan apa- apa. Yang menurutnya pintar itu hanya semu. Bahkan kalau ditanya 1+1 berapa, B masih butuh kalkulator. Kalau sudah begitu dibilang hebat darimana coba!

Aku setuju dengan pendapat di atas. Banget malah. Karena aku sadar, selama ini aku sudah salah memilih cermin. Dan ketika sadar, aku mengambil satu cermin lain yang selama ini aku tinggalkan. Serasa bayanganku begitu amat kecil. Kecil sekali. Aku jadi malu. Aku salah. Salah besar.


......................

Tapi ya sudahlah. Toh kayaknya semua belum terlambat. Masih banyak hal yang bisa diperbaiki.


......................

Terima kasih atas segala pencerahan yang telah diberikan kepadaku.

......................

Setiap orang bebas berkawan. Namun ingat, kawan adalah wajah bagaimana kelak kita akan menjadi.


-- Tutur Widodo --





0 comments :

Post a Comment